Rahasia Suami Istri

Judulnya kelihatan serius ya khalayak?

Santai aja ya. Cuman pengen sharing.

Saya mendengar dan melihat kabar teman-teman sekampus saya sudah banyak yang menikah. Di masa tunggu ini, mereka sudah berani mengambil tindakan hebat. Menikah muda. Yang insyaAllah salah satu tujuannya adalah untuk menghindari pelanggaran antara laki-laki dan perempuan yang belum halal.

Mengutip quote.

Bila dua orang laki-laki dan perempuan bertemu kemudian keduanya saling memiliki rasa, tapi keduanya sama-sama tidak siap. Kondisi tersebut berbahaya dan rawan untuk tergelincir dalam dosa.

Kurniawan Gunadi

Jadi saya salut kepada para pasangan muda. Saya kapan ya? *abaikan*

Nah, saya tidak akan menggurui atau menasehati khalayak, khususnya yang sudah menikah. Lah, wong saya sendiri belum menikah. Kan lucu jadinya.

Saya hanya pengen sharing sebuah kisah. Semoga bermanfaat.

Di suatu wilayah, hiduplah seorang suami yang kehidupannya biasa-biasa saja. Mungkin bisa dibilang lebih ke arah kekurangan. Dia hidup dengan seorang istri. Suatu ketika, suami itu pergi bekerja. Dan tinggal hanyalah istrinya di rumah. Tiba-tiba datanglah seorang pak tua.

Singkat cerita, bertanyalah pak tua itu kepada istri bagaimana keadaan suami istri tersebut. Si istri tersebut menceritakan bagaimana dia merasa kekurangan. Suaminya hanya bisa memberi nafkah yang pas-pasan, bahkan sering kurangnya. Keluarga yang mereka bina tidak merasa bahagia, karena rezeki yang didapat selalu kurang di mata sang istri.

Kemudian, pak tua tersebut berpesan kepada si istri tersebut, untuk menyampaikan salam kepada suaminya. Bilang kepada suamimu untuk mengganti daun pintu rumah kalian.

Ketika suami itu pulang dari bekerja. Dia merasa ada yang datang kerumahnya. Lalu ia bertanya kepada istrinya. Istrinya pun menceritakan pak tua yang datang tadi. Juga menyampaikan pesan bahwa si suami harus mengganti daun pintu rumahnya. Suami itupun menyadari bahwa yang datang adalah ayah kandungnya yang sudah lama tidak bertemu bahkan saat dia menikah. Mengganti daun pintu itu maksudnya si suami harus menceraikan istrinya. Karena istrinya adalah wanita yang tidak baik. Yang menceritakan aib atau kekurangan yang dimiliki suaminya.

Diceraikanlah istri tersebut.

Cerita disingkat, si suami itu menikah lagi. Juga tanpa dihadiri oleh ayahnya.

Suatu ketika. Saat suami itu pergi bekerja. Pak tua itu kembali datang ke rumahnya. Dan lagi-lagi bertemulah dia dengan istri (yang baru). Pendek cerita, bertanyalah pak tua itu bagaimana keadaan rumah tangga suami istri tersebut. Istri menjawab, keluarganya bahagia. Bahkan mereka sangat berkecukupan. Tidak ada yang kurang dari hasil kerja keras suaminya. Padahal kenyataannya, keadaan suaminya tersebut tidak jauh beda denga keadaan saat dia memiliki istri sebelumnya. Hidup pas-pasan bahkan lebih banyak kurangnya. Namun si istri tersebut berusaha menutupi kekurangan suaminya.

Kemudian pak tua beranjak pulang, seraya menitipkan pesan kepada suami istri tersebut. Pesannya, agar menjaga dan merawat dengan penuh kasih sayang daun pintu rumahnya. Si istri mengangguk, walaupun tidak mengerti maksud dari pesan pak tua tersebut.

Pulanglah si suami. Dia bertanya kepada istri. Adakah yang mencarinya, karena si suami merasakan ada yang datang tadi. Istrinya menjawab, iya suamiku. Tadi ada pak tua yang datang, tapi aku tidak mengenalnya.

Apa yang dia lakukan? Tanya suami.

Istrinya menjawab, pak tua itu tentang keadaan keluarga kita.

Adakah dia berpesan sesuatu?

Iya suamiku, pak tua itu berpesan untuk menjaga dan merawat daun pintu rumah kita.

Pak tua itu adalah ayahku. Dia berpesan untuk menjaga dan merawatmu. Karena kamu adalah istri yang baik.

Begitulah cerita yang saya inti sarikan dari sebuah kisah teladan. Ini adalah kisah Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim. Saya mendapatkan mangkulan kisah ini saat mengkaji Himpunan Baiti Jannati. Sumber kisahnya dari Hadits Riwayat Bukhori. (Kalaupun ada kesalahan sumber dan lainnya, bagi khalayak monggo koreksinya)

Apa yang bisa kita petik  dari kisah ini?

Istri yang baik atau dikategorikan sholihah adalah salah satunya yang bisa menutupi segala kekurangan suaminya. Tidak mengumbar kemana-mana. Atau bahkan curhat, terlebih di media sosial. Yang bisa diketahui oleh banyak orang. Bagaimana perasaan suaminya jika mengetahui kalau istrinya tidak bisa menutupi rahasia keluarganya.

Khianat paling besar adalah khianat istri pada suami dengan menceritakan kejelekan rumah tangga pada orang lain.

Penjelasan tambahan guru saya.

Ada yang iseng bertanya, kalau suami yang menceritakan keburukan istrinya gimana? Ya, sama tidak dikatakan bahwa dia suami yang sholih.

Suami dan istri harus sama-sama bisa menjaga bahtera rumah tangganya. Jangan sampai ada masalah sedikit, langsung menceritakan permasalahan yang notabenenya rahasia keluarga ke orang lain. Diselesaikan secara baik-baik dulu, dimusyawarahkan, dipikir secara jernih. Diinget-inget juga dong, dulu pas awal nikah.

Sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah istri sholihah.

HR Muslim, Ibnu Majah, Nasai.

Ya, intinya sih suami dan istri harus bisa sama-sama menjaga hal-hal yang bersifat rahasia rumah tangga agar tidak sampai terdengar apalagi tersebar ke orang lain.

308032_165018450304469_1976495120_n

sumber gambar : sini

Eh, kok berasa jadi konsultan pernikahan. Maaf ya khalayak.

nb : bagi yang sedang mencari jodoh, semoga lekas dapat. *termasuk penulis*

Advertisements

11 comments

      1. sama-sama.
        kalau sekarang lagi masa nunggu, jangan-jangan waktu tingkat dua pernah saya ajarin SIDJP di kampus 😀

        dulu kelas pajak bukan? kelas II apa?

  1. Wow … merinding aku baca cerita di atas, seharusnya memang suami istri itu seperti di atas ya.

    Di era sosmed spt ini, rasanya tak sedikit yg merasa menceritakan hal hal pribadi termasuk ttg pasangan di media adalah hal yang biasa, padahal bisa dibaca oleh semua orang, bukan seperti cerita di atas, hanya bercerita ke bapak mertua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s