[SWA] Seberapa Cerdas Kita Dibanding Smartphone

Zaman sekarang mungkin sudah banyak diantara kita yang memiliki Smartphone. Tidak bisa dipungkiri kehadirannya sangat menunjang aktivitas kita sehari-hari. Bahkan untuk lepas dari Smartphone saja sangat susah. Sehari tanpa Smartphone saja membuat mati gaya.

Namun tahukah khalayak, dengan intensitas yang tinggi bersama Smartphone terkadang sering melalaikan kita dalam hal ingat kepada Allah, Tuhan Semesta Alam. Dan ini tidak boleh terjadi, khususnya kita sebagai orang yang cerdas. Karena dalam suatu hadits diterangkan, orang yang cerdas adalah orang yang mempersiapkan segala sesuatunya (amalan yang bernilai pahala) sebelum ajal menjemputnya.

Jangan sampai kita terlena dengan kebersamaan kita bersama Smartphone. Bukannya menunjang untuk mendapatkan pahala, justru menterlelapkan kita dalam kebodohan, karena tidak mempersiapkan amalan-amalan keseharian kita (beribadah kepada Allah).

Smartphone adalah Handphone pintar, tapi sudah pintarkah kita sebagai penggunanya?

Beberapa media aplikasi yang ada di Smartphone bisa kita jadikan sarana pendulang pahala yang luar biasa. Berikut contohnya:

  • Alarm —> membangunkan kita untuk sholat malam (qiyamullail), sudahkah? atau ketika berbunyi ya dibiarkan saja atau hanya di snooze sampai subuh? bahkan terkadang subuhnya terlewatkan. Alhasil subha, subuh di waktu duha. Selain kita bisa menggunakan alarm ini untuk membangunkan diri kita, untuk mendulang pahala yang lebih besar lagi kita juga membangunkan orang di sekitar kita untuk qiyamullail. Keluarga atau teman satu kosan.
  • To do/reminder/calender —> Pengingat ngaji, terobosan, dzikir, silaturrohim, atau bisa juga digunakan jadwal nderes hafalan Alqur’an.
  • Kalender —> ini juga tidak jauh berbeda dengan fungsi yang diatas, namun manfaatnya lebih tepat digunakan untuk jangka panjang seperti pencapaian target khatam Alqur’an, jadwal Hadits Besar (Kitabussittah), dsb.
  • SMS/WhatsApp, FB, Twitter, BB dan medsos lainnya —> bisa digunakan sebagai media nerobos/ngajak ngaji teman, media nasehat, media amar ma’ruf (mengajak pada kebaikan), silaturrohim, memberikan info-info bermanfaat, mencari maisyah (penghasilan dengan berjualan online), dsb.
  • Music, Recorder —>buat sarana file nasehat manqulan misalkan. Lebih baik isi perut penuh dengan belatung daripada dipenuhi dengan lagu-lagu (ini berlaku yang menjadikan lupa kepada Allah) HR. Bukhori. Musik yang biasanya menghiasi keseharian kita mungkin akan lebih baik diganti dengan Murottal Qur’an, Syairan Islami, Nasyid dsb. Selain itu menjadi media menghafal Alqur’an. Caranya? didengar berulang-ulang.
  • Telpon —> sarana silaturrohim, cari maisyah, mengajak ngaji bahkan bisa juga digunakan untuk manqulan by phone.
  • Note —> mencatat nasehat agama, reminder jadwal ngaji, catatan dalil-dalil, supporting hafalan, tempat menuangkan ide-ide sabilillah dsb. pencatatan hasil musyawaroh, mencatat uang shodakoh, hutang dsb.
  • Youtube —> Banyak juga video bermanfaat untuk memantapkan keimanan, seperti kisah seseorang yang menghafal Alqur’an walaupun keadaan tidak bisa melihat, sebagai media nasehat visual, atau video bacaan Alqur’an yang meneduhkan dan menyentuh sehingga bisa membuat kita ingat kepada Allah.
  • App Google Play lainnya.

Di sini saya tidak menafikkan kalau Smartphone digunakan untuk banyak hal lainnya. Namun sekarang seberapa cerdaskah kita memanfaatkannya untuk kepentingan ibadah.

Semoga slentingan ini bisa diambil hikmahnya, bukan berarti saya bersih tanpa dosa, tapi ini justru buat saya juga supaya lebih bisa memanfaatkannya secara cerdas.

Semoga bermanfaat.

dumbphone

sumber : di sini

Sharing dari @danyfebriyan 12/05/2014

-Kumpulan Sharing Grup WhatsApp PPM 2012-

Advertisements

8 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s