Alquran

ODOJ ( One Day One Juz)

Saya yakin beberapa dari khalayak, sudah pernah mendengar ODOJ alias One Day One Juz. Sebuah program yang sangat positif. Membaca kalam Ilahi sebanyak satu juz dalam sehari. Bahkan ditambahi dengan memahami isi kandungan dari kalam Ilahi tersebut.

Sudah barang tentu akan mendatangkan pahala dan kebaikan-kebaikan yang sungguh luar biasa. Dengan tetap diniati untuk ibadah karena Allah. Katanya (karena saya sendiri tidak tergabung dalam program/komunitas ODOJ ini) teman saya program/komunitas ini memiliki grup whatsapp sehingga memudahkan dalam pengontrolan member yang ingin mengkhatamkan satu juz dalam waktu sehari semalam. Bahkan apabila ada member yang dalam kondisi berhalangan untuk membaca Alqur’an maka “jatah” bacaannya bisa dilimpahkan ke member yang lain. Sehingga dalam sehari semalam, grup tersebut bisa mengkhatamkan satu mushaf Alqur’an.

Walaupun tidak tergabung dalam program/komunitas tersebut, setidaknya kita bisa termotivasi merutinkan kembali membaca, memahami bahkan mengamalkan kandungan dari firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Sehingga menjadikan kita menjadi insan yang lebih baik. Oh ya, beberapa hari lalu dari sebuah grup telegram yang saya ikuti. Saya mendapatkan tips bergambar yang menarik dari senior terkait ODOJ ini.

*maaf apabila ada kesalahan dalam program ODOJ sekilas yang saya sampaikan 🙂 *

Advertisements

Surah Al Insan oleh Mishari Rashid Al Afasy

Saya teringat beberapa waktu lalu. Saat masih berstatus santri di ponpes mahasiswa di bilangan Bintaro. Ada salah satu rekan saya, sebut saja Mas Def. Dia dulunya juga pernah mondok di pondok Burengan di Kediri kurang lebih selama satu tahun. Namun, karena harus mengikuti tes salah satu perguruan tinggi kedinasan, kemudian dia kembali ke Jakarta.

Dalam beberapa hal, Mas Def memang banyak sekali memiliki kelebihan dibandingkan kami santri seangkatan lainnya. Sepengetahuan saya, dia mempunyai hafalan lebih banyak daripada kami. Apalagi jika dibandingkan dengan saya. Ah apalah diri ini.

Ternyata, Mas Def punya kebiasaan lain dibandingkan kami para rekannya di ponpes. Mas Def senang sekali mendengar murottal dari beberapa syekh yang ada di Arab. Dengan sering mendengarkan murottal terutama di sela-sela waktu yang ada. Kemampuan menghafalnya tentu meningkat.

Suatu ketika, saya ditunjukkan oleh Mas Def salah satu murottal milik Syekh Mishari Rashid Al Afasy, yakni Surah Al Insan.

Berbeda dengan kebanyakan murottal yang pernah saya dengarkan, beliau ini Syekh Mishari Rashid Al Afasy merecitation Surah Al Insan dengan melodi. Melodi yang membuat kecintaan terhadap ayatnya Sang Pencipta semakin bertambah. Insya Allah.

Berikut, murottal dari Syekh Mishari Rashid Al Afasy yang saya dapatkan dari Youtube.

Semoga bisa menambah kesemangatan kita untuk selalu membaca kalamnya Allah. Dan semakin termotivasi untuk mencintai Alqur’an.